Kasus Beras Oplosan, Polisi Jamin Pemilik Tidak Kabur

Beras Oplosan
Ilustrasi Beras Oplosan (inilah.com)

BANYUWANGI – Penyidik Kepolisian masih belum menetapkan tersangka kasus beras oplosan tanpa Izin di Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur.

“Masih dievaluasi dan (akan dilakukan) gelar (perkara) internal. Bisa ikuti nanti di pengadilan. Insyaallah proses berjalan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Rogojampi, Iptu Rohman, pada Kamis (20/9/2018).

Terkait status pemilik gudang beras, BDS (34), Iptu Rohman mengatakan masih menunggu proses gelar perkara.

“Masih mengumpulkan bukti-bukti. Pemilik kooperatif dan menjalani wajib lapor,” jelasnya.

Iptu Rohman juga menjamin bahwa barang bukti yang masih tersimpan di dalam gudang beras di Dusun Kedungsari, Desa Gintangan tetap aman karena telah dipasangi police line.

Usai penggerebekan, Pemilik sempat diperiksa

Diberitakan sebelumnya, Pemilik gudang beras di Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, BDS (34) yang sempat digerebek dan diperiksa aparat kepolisian karena dugaan mengoplos beras tanpa izin urung ditahan.

Sebelumnya aparat Kepolisian menjerat BDS dengan pasal 62 (1) UU 8/1999 tentang perlindungan konsumen atau pasal 141 UU 18/2012 tentang pangan atau pasal 110, 106 UU 7/2014 tentang perdagangan atau pasal 383 KUHP dengan ancamannya hukuman penjara selama maksimal 8 tahun.

Terkait urung ditahannya BDS, Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman menyatakan tidak ada laporan jika kasus tersebut dihentikan.

“Tidak ada laporan kasusnya dihentikan. Kan sudah ada rilis dari Kapolsek Rogojampi,” ungkap AKBP Donny Adityawarman, pada Selasa (18/9/2018).

Sementara itu, Kapolsek Rogojampi, Kompol Suharyono mengatakan bahwa proses hukum tetap dilanjutkan.

Alasan tidak ditahannya BS justru datang dari Kanit Reskrim Polsek Rogojampi, Iptu Rohman. “Ndak kita tahan. (tapi) proses hukumnya jalan karena membutuhkan saksi-saksi yang cukup dan juga saksi ahli. Jadi proses hukumnya lanjut,” ungkapnya.

Ada dugaan intimidasi kepada warga

ringtimes.net sengaja menyembunyikan identitas narasumber demi menjaga keamanan dan keselamatan.

Setelah urung ditahan, warga yang berada disekitar gudang pengoplos beras pernah didatangi BS dan mereka merasa terintimidasi.

“Jadi datang, marah-marah, dan bilang para tetangga iri hati. Padahal tidak ada warga yang melapor,” ungkapnya pada Rabu (19/9/2018). (def/qwm)

Bagikan Berita ini :