Sosialisasi Perda Pelayanan Kesehatan Hewan, Inseminasi Buatan, dan Pemotongan Hewan

Pelaksanaan sosialisasi Perda oleh anggota DPRD Banyuwangi di Kantor Kecamatan Glenmore. (HUMAS DPRD BANYUWANGI)

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No. 1 Tahun 2018 tentang Pelayanan Kesehatan Hewan, Inseminasi Buatan dan Pemotongan Hewan, pada Senin (12/11/2018).

Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Glenmore, kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliyono.

Anggota dewan asal daerah pemilihan (Dapil) Banyuwangi V, Ficky Septalinda, Eko Susilo Nur Hidayat juga turut hadir.

Dalam sambutannya, Ruliyono mengatakan, sosialisasi perda tersebut bertujuan agar masyarakat memahami regulasi yang mengatur tentang pelayanan kesehatan hewan, inseminasi buatan dan pemotongan hewan.

“Kegiatan ini juga merupakan media yang efektif dalam memberikan informasi terkait dengan produk hukum daerah kepada masyarakat,” jelasnya.

Ruliyono berharap, implementasi  dapat berjalan dengan baik sehingga maksud dan tujuan dari Perda Pelayanan Kesehatan Hewan ini bisa terwujud dengan baik.

Narasumber sosialisasi, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Banyuwangi, Drh Bambang Susanto, menjelaskan, secara garis besar pengaturan pelayanan kesehatan hewan, inseminasi buatan dan pemotongan hewan bertujuan untuk mengelola sumber daya hewan secara bermartabat, bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Tentu diperuntukan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Mencukupi kebutuhan pangan, barang dan jasa asal hewan secara mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menuju pencapaian ketahanan pangan nasional. Maka diperlukan produk hukum untuk melindungi, mengamankan, dan menjamin daerah dari ancaman yang dapat mengganggu kesehatan manusia, hewan, tumbuhan, serta lingkungan.

“Perda ini memberikan kepastian hukum dan kepastian berusaha di bidang pelayanan kesehatan hewan, inseminasi buatan, dan pemotongan hewan, serta melestarikan sumberdaya lokal dan lingkungan,” jelas Drh Bambang Susanto dihadapan peserta sosialisasi.

Kegiatan sosialisasi yang digelar DPRD Banyuwangi tersebut mengundang hadirkan Camat Glenmore, jajaran kepala desa, tokoh masyarakat, karang taruna, kelompok petani dan peternak se Kecamatan Glenmore. (DEF/QWM/ADV)

Bagikan Berita ini :