MUI Imbau Tidak Lakukan Takbir Keliling, Apa Komentar Warga?

Festival Sound System di atas truk menjelang lebaran di Banyuwangi (foto : clipzui.com)

BANYUWANGI (ringtimes.net) – Demi alasan keamanan, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi mengeluarkan surat imbauan untuk tidak melaksanakan takbir keliling.

Surat tertanggal 12 Mei 2018 itu menjelaskan tiga alasan untuk tidak melakukan takbir keliling, yakni untuk menjaga kekhusyukan malam hari raya, menjaga keselamatan para pemudik yang datang dari luar kota, dan mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalan raya serta menjaga disiplin berlalu lintas.

Ketua MUI Banyuwangi, KH Moh Yamin, menjelaskan, lebih baik umat muslim memperbanyak takbir, tahlil, dan tahmid di masjid atau mushola masing-masing.

“Kita ingin malam takbir berjalan kondusif, aman, dan lancar,” ujar KH Moh Yamin, melalui sambungan telepon kepada ringtimes.net pada Rabu (13/6/2018).

Warga Mengaku Tidak Mengetahui Imbauan dari MUI

Tradisi takbir keliling kerap dilakukan warga Banyuwangi menyambut datangnya hari raya Idul Fitri. Terkait adanya surat himbauan MUI tersebut, sebagian warga mengaku tidak tahu.

Pantauan ringtimes.net Pada H-2 lebaran (Rabu, 13/6/2018), beberapa truk dengan tumpukan sound system terlihat hilir mudik di jalan Gladag-Bomo.

Di Dusun Susukan Kidul, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, satu unit truk dengan sound system besar diatasnya terparkir di pinggir jalan.

“Untuk takbir keliling. Kebetulan truk ini tiba-tiba mogok di sini,” ujar Suhartono, salah satu warga.

Ada Festival Sound System di atas Truk pada malam takbir

Yang unik, di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar kerap diadakan lomba adu suara sound system di atas truk menjelang malam takbir.

Tahun lalu, puluhan truk berjajar di lapangan desa setempat untuk beradu suara. Dari pengakuan beberapa peserta, mereka menghabiskan biaya hingga puluhan juta rupiah untuk menyewa sound system dan truk.

Selain dari Banyuwangi, beberapa peserta lomba sound system datang dari luar kota seperti Jember, Sidoarjo, Surabaya, dan Bali. (DEF/C1)

Bagikan Berita ini :